Sabtu, 25 April 2015

Iman Diklasifikasikan Pada Keseharian

Allah dalam Kitab-Nya Bersabdah


ألئك الذين صدقوا
"Merekalah orang - orang yang benar"

Abu Dhar di tanya tentang  iman. Lalu ia tanya kepana Rosullah SAW. jawab Rosullah "

عن الامن فقر هذه الاية
"Iman itu terkandung padi ayat tersebut"

   Dalam hal ini Imam Ghozali memberikan contoh seseorang yang iman kapeda Allah dan Hari Akhir. yaitu orang yang takut kepada Allah dan Hari Akhir, Akan tetapi takut yang tidak sungguh - sungguh, artinya takut yang sejatinya/hakikatnya tidak takut, adakalanya ia takut pada raja atau rampok ketika ia dalam perjalanan. Penafsiran Prof. Dr. KH Abdul Ghofur "seorang yang mencuri sapi, ia tidak merasa takut kepada Allah. akan tetapi apabila pencuri tersebut ketahuan polisi, maka ia akan segera lari secepat mungkin dari kejaran polisi. sampai ia rela mati masuk ke sungai demi selamat dari kejaran polisi. itu baru takut pada polisi yang sama - sama makan nasi, apalagi kalau takut kepada Allah, Tuhan Sang Pencipta, Pemilik surga dan neraka. Pemilik Adhab yang sanyat pedih. Marilah kita berangan - angan hat itu!!!". Orang tersebut takut sampai badan gemetar, wajah yang sangat pucet, tidak bernafsu makan. "makanan apa saja tidak bisa masuk ke dalam perutnya", pikirannya ter bagi - bagi hingga keluarga dan anaknya tidik ke'urusan dan tidak bisa tidur, bahkan berlari dari negaranya untuk melindungi diri. Masih adakah orang yang takut kepada Allah yang seperti itu???. "apabila ada, hal itu cuman omong kosong cerita bohong. Marilah kita berangan angan kalau kita belum bisa takuat pada Allah."  
  Segala ketakutan hal tersebut disebabkan karena menemukan hal yang ditakuti. Apabila terdapat seseorang yang takut pada Neraka, maka ia tidak akan melakukan kemaksiatan. akan tetapi hal tersebut sangat sulit di jumpai. Sering kita melanggar ketentuan yeng terdapat dala Kitab Allah, kita lupa bahwa nanti di suatu hari kelah terdapat pengadilan Allah. Apabila amal kebaikan kita lebih banyak, maka kita akan selamat. Apabila amal keburukan kita lebih banyak, maka siksaan berjuta juta tahun, adhap berjuta juta tahun di dalam neraka menimpa kita. RENUNGKANLAH!!!.
   Kepercayaan yang dihubungkan dengan Allah akan menjadi keimanan, Sedankan kepercayaan yang dihubungkan pada selain allah Berarti kemusrikan. Seperti "Lantaran dokter penyakit saya disembuhkan Allah, Berarti menjadi keimanan. apabila sebab dokter penyakit saya menjadi sembuh (tanpa mengaitkan Allah), berarti musyrik". seperti sama tapi sulit mensortirnya. tetapi hal tersebut tingkat - tingkat tergantung perasaan seseorang. 
   Ma'rifat, mengagungkan dan takut pada Allah itu tidak ada batasnya. Apabila sudah sambung dengan Allah semua akan terlahat, baik surga maupaun neraka. seperti halnya televisi, apabila sinyalnya sudah cocok akan terlihat gambarnya. Masak kita kalah sama TV yang kumpulan dari benda - benda mati, kita kan kumpulan dari onderdil - onderdil hidup yang bisa sambung pada Allah sehingga kelihatan segalanya. kenapa kita sekarang tidak dapat terlihat segalanya???.  
    Hal tersebut telah disabdahkan Rosullah SAW pada Malaikat Jibril AS. 
"saya ingin sekali melihat bentuk rupamu yang asli wahai Malaikat Jibril. 
Jibril pun menjawab "kamu tidak akan mampu melihatku".
"Tolong sekali saja ijinkan saya melihat rupamu ya Jibril". "Baiklah nanti malam kamu datang ke kuburan Baqiq". jawab Malaikat Jibril.
malam harinya Rosul menuju kaburan tersebut, ia pun melihat Malaikt Jibril. Malaikt Jibril terlihat pada setiap ufuk. seketika itu juga Rosul langsung jatuh dan pingsan. Ketika beliau sadar malaikat Jibril sudah brubah ke bentuk semula. lalu Rosul bersabdah 
"saya tidak mengira terdapat ciptaan Allah yang seperti ini". 

Hal tersebut baru malaikar Jibril. Coba kita berangan - angan tentang Alam raya. 

paling tinggi Ars
dibawah Ars terdapat Surga
dibawah Surga terdapat Neraka
dibawah Neraka terdapat Alam Barzah "alam pemisah dunia akherat"
dibawah Alam Barzah terdapat Langit - Langit lapis 7
dibawah Langit terdapat Bintang - Bintang
Bintang - Bintang yang berjuta - juta, diantaranya ada Matahari. Matahari dilingkari planet - planet yang berjumlah 9, Diantaranya Bumi. 
 Kalau kita angan - angan Bumi ini kecil sekalai. Bahkan terdapat planet yang besarnya lebih adari satu jutanya bumi. 
 Alangkah kecilnya bumi yang kita pijaki

Bigitu koq masih banyak diantara kita yang berebut bumi(harta). bahkan sampai lupa daratan
mencari rizki dengan cara yang tidak halal
menyogok rakyat kecil demi ketahtaan
bahkan sampai habis miliatan
demi menduduki kursi dewan
   tak sadar di dunia ini ujian
   lulus surga, tak lulus neraka
   mati berada di kuburan
   cacing tanah melalap dengan penuh kelezatan
   


Malaikat sampai tidak percaya kalau ada manusia yang berebut harta.
seperi halnya sekelompok anjing yang berebut bangkai di pinggir bengawan.

   



0 komentar: